BRAAAK!
Suara pintu dibanting menggema di kamar kos yang luasnya tak
seberapa itu
“bad day?”
“hmmm” Kata sarah sembari membenamkan wajahnya di bantal
“kenapa lagi?”
“orang-orang itu.. tau lah, mereka..”
“hah, nggak akan begini jadinya kalau kamu nurutin perkataan
aku dari dulu”
Sarah bangkit dan duduk di tepi kasur, “Mel, itu nggak akan
buat mereka mau berteman sama aku!”
“Tapi paling nggak mereka juga nggak akan memperlakukan kamu
kayak gini!”
“iya tapi..”
Sarah terdiam, tatapannya kosong. Melan bisa melihat
perlahan bulir air mata menggenang di mata Sarah.
Sarah memejamkan mata berusaha menahan tangis. Namun air
mata itu tidak lagi terbentung.
Sarah kemudian menangis sejadi-jadinya
“Sarah..” Melan menggenggam tangan Sarah
“makasih ya Melan, kamu mau jadi satu-satunya temanku” kata
Sarah sambil terus menangis
...
Malam berikutnya
“Ayo April, silahkan masuk!” Senyum lebar nampak di wajah
Sarah
Dengan wajah sedikit ragu April memasuki kamar Sarah
“Ini Melan” Sarah memperkenalkan
“April”
“Melan” Kata Melan memperkenalkan diri.
Melan dan April tidak dapat menyembunyikan keterkejutan di
wajah mereka
Sarah meletakkan surat kabar harian hari ini di meja
belajarnya.
-MAHASISWI DITEMUKAN TEWAS DENGAN MATA TERCONGKEL-
-Mirip pembunuhan Melani 3 tahun yang lalu, munginkah pelakunya sama?-
Sarah kemudian meletakkan gunting bersimbah darah dan kantong plastik hitam berisikan sesuatu di atas koran tersebut
Sarah berbalik mamandangi Melan dan April, kemudian berkata,
“Sekarang teman Sarah ada dua!”
Tawa bahagia sarah memecah sunyi sepanjang malam itu
...
a challenge from zakka zzj --> http://philosoventure.tumblr.com/
Thanks zak :3
a challenge from zakka zzj --> http://philosoventure.tumblr.com/
Thanks zak :3


0 comments:
Post a Comment